dimanche 18 mai 2014

Hari nan gemilang...

| |


Pivoine/peony ditepi pagar utama kini sudahpun bermula mengembang-kembang bagi memperagakan kecantikannya...

Doa menyambut pagi sebolehnya diucapkan "Ya Allah, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan, dan pertengahannya suatu kemenangan, dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Tuhan yang paling Penyayang dari segala penyayang"


 
 Merimbun segar dengan kuntum-kuntuman yang nanti akan mengembang dengan mekarnya.

Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang berguna, rezeki yang baik dan amal yang baik diterima”)

 Hanya satu kuntum yang baru mengembang...

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bila berada di pagi hari berdoa, ‘Ya Allah, kami berada di pagi hari dengan (rahmat)-Mu, di sore hari dengan (Rahmat)-Mu, kami hidup dengan (rahmat)-Mu, kami mati dengan (rahmat)-Mu, dan kepada-Mulah kami dibangkitkan.
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya" (QS. Al-Israa':36).


 Dihujung laman sebaris dinding berjaring yang bersebelahan dengan kawasan Potager/sayuran diserikan dengan gantungan pasu-pasu kecil yang berisikan bebunga merah menyala yang nanti akan berjuntai-juntaian.

bin Khattab pernah mengatakan,  "Siapa yang beribadah tanpa disertai ilmunya, maka ibadahnya tertolak dan tidak diterima." Jika ibadah dilakukan tanpa disertai pengetahuan tentang ilmunya, maka ibadah tersebut bisa salah dalam tata cara serta tidak dipenuhi syarat dan rukunnya.
Mu’adz bin Jabal mengatakan, “Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu.

 Kelihatan sedikit, kawasan untuk menanam segala jenisnya sayur-sayuran...

Menurut para ulama, “Barang siapa shalat sedangkan ia bodoh (tidak mengetahui) tata cara wudhu dan shalat, maka tidak sah shalatnya. Walaupun wudhu dan shalatnya sesuai dalam pengamalannya”. (Sittin al-Mas’alat).
Al-Muhallab , “Amalan yang bermanfaat adalah amalan yang terlebih dahulu didahului dengan ilmu. Amalan yang di dalamnya tidak terdapat niat, ingin mengharap-harap ganjaran, dan merasa telah berbuat ikhlas, maka ini bukanlah amalan (karena tidak didahului dengan ilmu pengetahuan). Sesungguhnya yang dilakukan hanyalah seperti amalannya orang gila yang pena diangkat dari dirinya.Syarh Al Bukhari).

 Bunga Surfinia namanya.

Barangsiapa yang mengadakan sesuatu dalam perkara kami ini yang tidak ada tuntunan (Islam) di dalamnya maka ditolak.” (Muttafaq 'alayh)


Dari dekat.

“Sesungguhnya sebaik-baik berita adalah Kitabullah (Al-Qur’an), dan sebaik-baik bimbingan, adalah bimbingan Muhammad, sedang sejelek-jelek perkara adalah mengada-ada padanya, dan setiap bid`ah (penyimpangan dengan mengada-ada) adalah sesat.”  
Dari Risalah Islam.



Sepasu cenonet sebagai penyeri meja diatas sebidang terrasse/patio.


Tersentuh rasanya diri ini untuk kemukakan arti yang setulennya bagaimana untuk beramal ibadah yang tertakluk dibawah hukumhakamnya yang tepat yakni bersamaan dengannya dimana ramai yang tidak berapa peka dan ngerti...
Terbuka hati untuk menyerukan sebaris dua pengetahuan ini setelah kemarin menonton sebuah rencana tele dibawah tajaan Euro/Arté mengenai Kebesaran Islam "L'age d'or Islamique - La conquete Arab"
sedari zjaman Aristotle lagi bahwasanya Ilmuan sains modern, mathematik, astronomie juga falsafah telah digemilangkan oleh Ilmuan Islam ie Averroès atau Abu i-Walid Muhammad bin Ahmad bin Rusd sebenarnya (meskipun sesetengah didalam ideas-nya dianggap kontroversial didunia Islam), dimana pada keseluruhan pakar oksidental nyatai mengenainya yang tidak sekali-sekali menafikan keatas kegemilangan kesan tinggal sejarah tersebut yang membuka jalan bagi Ilmuan dari zjaman Gréco-Romain yang bermula di Firenze yang seterusnya mengembangkan penyelidikan dari pehak mereka pula dimana asas akar penyelidikan tersebut sudahpun didahului oleh Ilmuan Islam...
Jadinya diri begitu sayu didalam kesyukuran nan syahdu betapa diri begitu beruntung menyandang Agama nan Agung dan Satu yakni agama Suci nan Mulia Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Oleh itu tuntutlah Ilmu Agama yakni Alkitab Quran sedalam dan sejauh yang boleh bagi memperisaikan diri sebagai yang benar sesungguhnya dan bukan hanya sekadar atau setakat semata karena apa yang dipinta diamalkan hendaknya diperilakukan yang sebagaimana diterangi oleh Risalah Islam yakni "berisi ajaran tentang keimanan (akidah/tauhid/iman), peribadahan (syariat), dan budi pekerti (akhlak).


Pokok-pokok tumbuhan mawar rose sekarang telah bermula mengembang...

Lama nian diri merenung jauh disaujana terhadap pagi nan hening lagi gemilang... setelah seminggu keadaan suhu cuaca yang tidak menentu lagaknya dan dari kemarin, Alhamdulillah syukur kehadratNya nan Pemurah lagi Mengasihani telah dikurnia dengan terbitan nurcahaya nan jernih lantas nyaman serasanya diri pabila melangkah kelaman bagi menyaksikan keindahan semulajadi nan indah sesungguhnya....


 Dari sudut garage rumahnya out building.


Sekuntum mawar dipinggiran terrase/patio, petanda musim bunga-bunga mawar rose sudah bermula...

2 commentaires:

Ros a dit…

Ratna,

Segunung syukur saya ucapkan, tersentuh rasa jiwa bila menatap baris-baris ayat yang amat menyentuh kalbu. Sesungguhnya ada kala sebagai manusia kadang kala alpa dengan tuntutan hidup. Semoga kita sentiasa berada di bawah perlindunganNya.



( Kalau tak silap hari ini Puan Nur terbang menuntut ilmu membaking ke negara tempat tinggal Ratna. Mudah-mudahan selamat sampai dan dipermudahkan segala urusannya di sana.)

Salam dari jauh..

Bintangjauh a dit…

Salam Ros,
Benar sekali Ros, setiap saat yang dirasai betapa indahnya diluar sana seharusnya disyukuri keatas namaNya yang Maha Agung sesungguhnya...
sedari Ratna menetap dikampongulu nan permai lagi tenteram, rasanya diri semakin dekat dan rapat bersama KebesaranNya yang indah yang diselangselikan dengan keadaan suhu & cuaca yang asyik meragam namun itulah perbedaan yang dikurniakan dariNya supaya kita ngerti bahawasanya pada setiap yang baik itu sengaja diselitkan dengan kepayahan untuk kita tidak terlena-terlupa khususnya kepada pandangan hidup yang hanya tertumpu kepada yang elok semata dan pabila dikejutkan dengan secebis dugaan terus mengeluh resah tanpa menyedari bahawa warnawarni hidup ini sudah ditentukan semoga yang didugakan itu dapat memberi kesadaran keatas dirinya... namun ?

Iya, kak Nur sekarang ini di Paris bekas tempat expat-nya dahulu, kesan kenangan yang lalu dapat dijejaki kembali.

Salam mesra semanis madu.