lundi 5 octobre 2015

Je déteste le Lundi !

| |


“Dear Monday. Thanks for having the word “mon” in you. That’s French for “mine”, in case you weren’t aware. Monday, it makes me think of you more as “my day”, and frankly that sounds like a much more promising start of the week. Sincerely, Me..”

Air hujan turun tanpa henti dan suasana disini Peranchis serasa sedih karena harinya Sabtu & Ahad banjir dibahagian selatan Peranchis teruatama sekali La Côte D'Azur dan Les Alpes-Maritimes dimana belasan terkorban dan 4 lagi mangsa masih hilang...

Begitu juga disini Kampongulu hujan lagi dan lagi... yang lumrah terjadi sewaktu awalnya musim gugur.

Pagi tadi sepatutnya ke gym namun tidak hadir karena hari Isnin sering dilambung dek perasaan "monday blues" setelah kudrat habis digunakan pada hari Ahad menyediakan segala bekal-bekalan makanan buatnya CintaJL dan anak-anak di Grenoble, disamping itu mengemaskini segala koleksi bonsaï dibawa masuk kedalaman setelah berada diterrasse/patio selamanya musim bunga & panas.

Diluar langit warnanya kelabu yang bersuhu dingin... oleh itu hasrat untuk menanam bunga-bunga dari famili Bulbes kemungkinan bukan pada hari ini meskipun digalakkan menanaminya dari sekarang...

 Nyaman suasana ruangtamu pabila ada tumbuhan hijau.

 Bonsaï pokok beringin/ficus ini dibelanjabeli dari nursery Petaling Jaya pada tahun 2003, rupaparasnya yang asal lagi padat dan rimbun dedaunnya tapi setelah berada disini menjadi jarang-jarang dek perbedaan tempat duduknya dimana lagi senang berada disebuah negara tropikal dari yang berempat musim... namun demikian bonsaï pokok beringin masih hidup menghijau.

Setelah berada lama duduk diterrasse/patio sepanjang musimnya panas alihkan bangku Sir Edwin Lutyens ini dibahagian couloir/entrance area dimana gantikan dengan yang lalu naik kelantai dua didalam biliknya dressingroom, meskipun tidak berapa sesuai diletakkan disini namun rasa sayang untuk diletakkan dalam rumah outbuilding.

 Yang merah ini juga dibawa-pungah masuk ke ruangmakan.

Bonsaï pokok beringin/ficus terletak ditepian sudut ruangmakan.

Bonsaï pokok Orme didalam ruang-tele.

 
Sepasu pokok kunyit dibahagian dapur yang dibelanja beli seminggu lalu di sebuah Château kepunyaan Marquis sepupunya Château seribu tahun. Pada setiap tahun diakhir bulan September pasti diadakan pertunjukan tumbuhan dan bunga untuk musimnya gugur, tapi tidak ada gambaran photo karena ter...lupa bawa kamera bergegas cepat kesana sebelum ditutup, sampai lewat lima petang setelah pulang dari Grenoble bepergian dari pagi karena anak yang Sulong mahu ketemu mamannya... rindu katanya anak terunaku. 

Selain dari itu, belanjakan tiga pokok framboises/raspberries yang berbuah besar, sepasu Tricyrtis formosana dan bijian benih tomates anciennes.

Selama menetap disini, inilah pertama kali julungnya terjumpa pokok kunyit hidup yang rimbun sekali walhal penanamnya abang Peranchis yang adore terhadap tumbuhan tropikal, hampir semuanya ada seperti lengkuas, halia, serai, daun pandan, biji benih sawi, daun kucai dan bawang juga pokok limau, panjangkata apa sahaja yang ada dinegara kita dicubai tanam katanya, iya yang benar.. !

6 kampit Bulbes yang nanti akan ditanam, terlebih dahulu perlu menyediakan tanah siap digembur bagi menyenangkan keatas penanamannya. Voilà.

Sampai nanti.